Tragedi Sandal Jepit

Seorang perwira polisi gusar karena beberapa pekan terakhir ini sandal di kost-annya selalu raib tak tentu rimbanya. Ia menduga, sandal itu dicuri oleh pemuda tanggung seumuran siswa SMK (15 tahun). Interogasi pun dimulai. Sayangnya dibumbui warna kekerasan. Entah bagaimana awalnya, kasus ini pun akhirnya dipidanakan. Tersangka akhirnya dikenai ancaman hukuman 5 tahun penjara. Prosesnya cepat dan tidak berbelit-belit.

Namun kisah ini tidak berakhir sampai di sini. Orang tua tersangka merasa tidak terima dengan perlakuan oknum polisi yang dianggapnya telah menganiaya anak mereka. Apalagi hukuman 5 tahun penjara dirasakan sangat tidak sebanding dengan kejahatan yg dilakukan tersangka, sang pencuri sendal. Lalu simpati pun mulai mengalir. Kasusnya meluas dan didengar banyak orang karena berita di media massa. Upaya pembebasan tersangka sekaligus kritikan tajam untuk oknum polisi pun dilakukan salah satunya adalah menggelar pengumpulan 1000 sandal untuk mereka. Berbagai merk sandal jepit terlihat menggunung, hasil sumbangan dari warga dari berbagai penjuru. Sandal berbagai model, warna dan ukuran. Ada yang masih baru, namun tak sedikit sandal butut bekas pakai. Terdengar lucu? Tapi ini kisah nyata yang terjadi di negeri kita.

Continue reading

Al Qur’an,Bacaan yang Ajaib

Dulu saya tidak pernah mengerti, mengapa mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw justru Al Qur’an, “hanya” sebuah bacaan. Berbeda dengan Nabi/Rasul lain yang diberikan mukjizat yang kasat mata. Contohnya saja Nabi Ibrahim As yang beri mukjizat tidak mati ketika dilemparkan Raja Namrudz ke dalam api. Atau tongkat Nabi Musa As yang bisa berubah menjadi ular besar dan dapat membelah lautan. Atau Nabi Isa As yang mampu menyembuhkan orang yang sakit dan menghidupkan orang mati dengan izin-Nya. Bagi saya yang awam, mukjizat-mukjizat tersebut terlihat lebih mengesankan. Terlihat lebih kereen, dalam bahasa anak muda.

Namun belakangan saya sadar, bahwa Al Qur’an ternyata lebih dari yang kita kira. Adakah bacaan yang dibaca oleh jutaan orang (meskipun tidak mengerti artinya) tanpa bosan meski dibaca berkali-kali? Al Qur’an lahir ditengah-tengah kebudayaan kesusastraan Arab yang tengah berkembang pesat. Maka ketika Nabi Muhammad Saw hadir membawa Al Qur’an dengan bahasa susastra yang sangat indah, mereka (para kafir Quraisy) terkagum-kagum dan menganggap bahwa itu semua adalah sihir yang nyata. Masya Allah.

Salah satu bentuk mukjizat Al Qur’an yang luar biasa adalah aspek bahasa dikaitkan dengan hitungan matematisnya.. Dalam buku “Membumikan Al Qur’an”, Pak Quraish Shihab mengutip pernyataan Abdurrazaq Nawfal, dalam Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur’an Al-Karim. Ternyata dalam Al Qur’an mengandung keseimbangan jumlah kata yang luar biasa.

Continue reading

Benarkah 2012 Akhir Dunia?

Sudah mendekati akhir bulan Desember. Berarti, tak kurang beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun 2012. Itu jika kita menggunakan hitungan kalender Masehi, kalender yang didasarkan pada perputaran bumi mengelilingi matahari. Waktu memang berjalan cepat sekali tanpa bisa dihentikan. Konon katanya, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti sejam, sejam seperti semenit, semenit seperti sedetik, sedetik seperti sekejap mata.

Masih ingatkah anda beberapa tahun silam tentang perdebatan fenomenal akhir dunia yang terjadi pada tanggal 21 bulan 12 tahun 2012? Mengapa? Karena kalender suku Maya di Amerika sudah habis masanya. Mereka menduga, jika kalender telah habis, maka dunia pun akan berakhir. Saking hebohnya berita ini, Hollywood sempat membuat film dengan judul yang sama. Film ini mengisahkan tentang akhir dunia yang mereka sebut ki-a-mat. Hollywood untung besar, film ini laris di pasaran. Sebagian besar orang menonton hanya karena rasa penasaran, bagaimana sih penggambaran proses kejadian hari kiamat di tahun 2012? Anda percaya?

Continue reading

Belajar dari Delisa, Gadis Kecil Berwajah Cahaya

Namanya Delisa. Enam tahun usianya. Gadis kecil dari Lhok Nga berwajah cahaya. Ia gadis periang dan baik hati. Impiannya tak muluk-muluk. Ia hanya ingin bisa menghafal bacaan shalat, seperti kakak-kakaknya dulu dan mendapat hadiah terindah berupa kalung yang ummi berikan untuknya. Maka hampir setiap hari ia pun menghafal bacaannya. Memulainya dengan doa iftitah: “… innash-sholaatii wanusukii wamahya-ya wa ma-maati lillaahi robbil ‘aalamiin..” (Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam). Lalu beralih menghafal pada bacaan ruku’ dan sujud yang sering tertukar karena miripnya.
“Subhaana robbiyal ‘adhiimi wa bihamdi” (Maha suci Tuhanku yang maha besar dengan segala pujiannya)
“Subhaana robbiyal a’laa wa bihamdi” (Maha suci Tuhanku yang maha tinggi dengan segala pujiannya)
Ya, impiannya cuma satu: bisa menghafal bacaan shalat dengan sempurna.

Dan hari itu pun tiba. Saat dimana ia mulai diuji hafalan shalatnya di sekolah tercinta. Ia pun mulai membaca takbiratul ihram dan doa iftitah. Lalu, tanpa di duga, “Duaarrr….” Bumi terguncang Langit-langit sekolah runtuh. Air menggunung, bergulung-gulung menenggelamkannya.

Continue reading

Sketsa Negeri Para Anjing

Lelaki itu berteriak, memanggil. Langkahnya saling beradu mengejar bayangan. Api obor yang dipegangnya meliuk-likuk. Tapi tak ada sahutan. Bayangan itu semakin mempercepat langkahnya menembus kelam.

“Apa kamu tidak kasihan terhadap anak dan istrimu?! Bukan begini cara membahayakan mereka!”

Bayangan di depan tiba-tiba berbalik. Matanya merah berkilat-kilat. “Aku berhak aras hidupku sendiri. Jangan halangi aku!”

Dipandanginya bayangan itu dengan tatapan sedih. Perlahan-lahan bayangan itu berubah; menghitam, dan bulu-bulu tumbuh memenuhi badannya yang kini berkaki empat.

Lolongan anjing semakin jelas dan mengerikan. Bayangan yang telah menjelma anjing itu berlari menuruni bukit., menghambur bersama anjing-anjing lain, memperebutkan bangkai busuk menjijikan. Anjing itu saling berkejaran, berebut, dan menyeret bangkai ke sana kemari. Mereka saling mencakar. Lolongannya menggema memenuhi lembah-lembah. Lalu?

Continue reading

Mencari Nay! : Dari Maya Mengejar Nyata

Dunia maya itu penuh misteri. Kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi. Namun kadang, misteri itu mengundang rasa penasaran bagi sebagian orang untuk ditantang. Anda sependapat? Terserah saja. Yang jelas, kali ini aku hanya ingin bahas satu buku menarik yang (lagi-lagi) disumbangkan Mbak Shabrina WS untuk Taman Bacaan Pondok Hati (Indramayu). *makasiiih ya, Mbak. Buku fiksi berjenis novel metro-pop yang katanya sih asik dan seru. Bahasanya ringan, mirip snack yang renyah, gurih dan lezat. “Seperti makan keripik kentang.” Itu kata Shabrina WS. “Seperti makan es krim di musim panas, lumer di lidah, manis di hati, dan bikin cekikikan sembilan centi.” Kalo ini kata Jaladara. Hihi.  Kayak apa sih ceritanya? Jadi penasaran niih…

Buku itu berjudul “Mencari Nay!” karya Mbak Qonita Musa. Benar saja, setelah dibaca dengan seksama dan diselesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya (hehe, emang teks proklamasi ya?), akhirnya bisa kubuktikan kalo ucapan mbak-mbak itu bener juga. Aku serasa menikmati cemilan baru. Buka bungkusnya, dan mulai menikmatinya tanpa jeda. *crauk.crauk. Lengkap bonus celetukan-celetukan lucu dan segar, persis es lemon. *sluruup, minum dulu, ah. Ia hadir mengisi waktuku disela bacaan-bacaan berat dan melelahkan. *hihi, ya iyaa lah. Yang dibaca buku kuliah sih. Kalkulus pula. Wuaah. Meskipun ringan, ternyata bisa bikin kenyang pemburu fiksi islami seperti aku. *haiiyaah. Sekali lagi, seperti meminum es lemon di siang terik sambil ditemani cemilan asik.

Continue reading

50 Chinese Wisdoms

Rasulullah Saw pernah bersabda, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”. Pada waktu itu, tak seorang pun tahu, dimana negeri antah berantah itu ada dalam peta. Tetapi Rasulullah telah mengisyaratkan hal itu. Hingga akhirnya, sahabat Sa’ad bin Abi Waqash pun berkesempatan menjadi utusan yang datang ke China (kalo gak salah waktu zamannya Dinasti Ming). Itu pun terjadi pada zaman Khulafaur Rasyidin, beberapa puluh tahun setelah Nabi wafat.

Perkembangan China sekarang ini sungguh pesat. Ekonominya maju. Pembangunan pun begitu. Tak pernah ada yang menduga sebelumnya, dari negara komunis yang tertutup (negeri tirai bambu) dan terkesan ‘misterius’ ini, sekarang malah menjadi macan Asia yang bertaring raksasa. Bukan tidak mungkin China  akan menjadi ‘ancaman’ negeri barat macam Amerika karena potensi ekonomi yang luar biasa. Di Indonesia sendiri, siapa yang tak kenal produk China? Meski kalah kualitas, tetapi ia hadir dengan harga ‘miring’ yang terjangkau masyarakat menengah ke bawah. Ada yang pernah bilang, bahasa internasional itu harusnya bahasa Mandarin, bukan bahasa Inggris. Kenapa? Itu karena hampir di setiap negara selalu saja ada orang Tionghoa. Anda setuju?

Continue reading

Ada Apa dengan Ulama?

Aa Gym mengatakan bahwa gelas yang sudah penuh sebaiknya jangan diisi lagi. Pernyataan yang menunjukkan ia takut ditinggalkan penggemarnya. Bagaimana jika gelasnya berisi air yang kotor, A?”

“Athian Ali berfatwa bahwa mahasiswa yang menyatakan “Anjing Hu Akbar” dan “Di Sini Area Bebas Tuhan” adalah murtad dan harus dihukum mati. Dibenarkankah fatwa tersebut? Bukankah yang berhak mengeluarkan hukum adalah lembaga yang diberi wewenang oleh hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku?”

“Perlu dipertanyakan pula keyakinan ulama dalam masalah Adam adalah manusia pertama, buah khuldi, Nabi Khidir dan Isa naik ke langit.”

Setidaknya itulah penyataan-pernyataan kritis yang disampaikan Dr. Ir. Soekmana Soma, MSP, M.Eng dalam buku yang berjudul “Ada Apa dengan Ulama? Pergulatan antara Dogma, Akal, Kalbu dan Sains”. Buku jadul yang diterbitkan oleh GagasMedia ini merupakan buku “campur aduk” tulisan-tulisan penulisnya tentang berbagai masalah sosial keagamaan yang ada dalam masyarakat.

Continue reading

17 Keajaiban Bersamamu

S.K.E.T.S.A 17 adalah goresan hitam putih kehidupan manusia. Merangkum 17 kisah menarik penuh warna. Ada canda, tawa, duka, juga nestapa. Dengan beragam rasa dan beragam cara menyuguhkannya. Menjadi bintang dadakan, bagaimana rasanya? Apakah seperti mimpi? Atau benar-benar hanya mimpi? Kejujuran yang menjadi harga mati seorang guru akankah berbuah manis? Bagaimana kisah lelaki pemabuk yang mendadak menjadi imam salat setelah dipercaya bertemu malaikat? Apa yang akan dilakukan ketika ada yang mengatakan sisa waktumu di dunia tinggal sepuluh hari lagi? Demam Justin Biebier, hati yang terkena tsunami, pengantar mayat yang lari tunggang langgang, pemuda yang memiliki taring panjang di sela-sela gerahamnya, juga kisah lainnya yang terangkum apik dalam S.K.E.T.S.A 17. Dan pada akhirnya, BUMM!!! Apakah yang terjadi?

Continue reading

Dan Malaikat pun Bertasbih

Suatu hari, aku membaca terjemahan kitab Qotrul Ghoist, sebuah kitab kecil berisi syarah (komentar) Syaikh Imam Nawawi Al Bantani terhadap masalah aqidah dan keimanan yang dikemukakan oleh Imam Abu Laits. Sampailah diriku pada sebuah bahasan menarik tentang malaikat. Ternyata benar, malaikat itu banyak jumlahnya dan beragam jenisnya. Selain sepuluh jenis malaikat yang wajib kita ketahui oleh umat muslim (udah pada hafal, bukan?), tak ada salahnya kita mengenal jenis-jenis malaikat lain, seperti yang dijelaskan dalam kitab ini.

  • MALAIKAT HAMMATUL ‘ARSYI. Yaitu para malaikat pemikul ‘Arsy. Merekalah para malaikat dengan tingkatan tertinggi dan pertama kali diciptakan. Di dunia jumlahnya ada empat dan di akhirat nanti jumlahnya ada delapan. Bentuknya seperti kambing, antara telapak kaki sampai lututnya saja baru dapat ditempuh tujuh puluh tahun perjalanan bagai burung yang cepat terbangnya. Wallahu A’lam.