Keteladanan Rasulullah Saw

ket-rasHari ini tepat tanggal 12 Rabiul Awwal 1430 H. Anda sudah tahu tanggal apakah itu, bukan? Yupp, betul. Maulid Nabi alias Hari Kelahiran Rasulullah Saw. Yang unik adalah tahun ini peringatan Maulid Nabi saw tepat diperingati hari Senin, sama seperti hari kelahiran beliau. Hari Senin, 12 Rabiul Awwal. Klop kan?

Sekali lagi, momen memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw banyak digelar kaum muslimin hampir diseluruh pelosok negeri. Banyak dari mereka memperingati dengan berbagai cara, misalnya dengan pembacaan Maulidul Barzanji yang berisi kisah perihidup Nabi Muhammad Saw mulai dari kelahiran sampai wafat yang biasa dilanjutkan dengan puji-pujian shalawat kepada Beliau. Ada juga yang menghadirkan seorang muballigh yang berceramah tentang kehidupan Nabi Saw. Pendeknya, semuanya bertujuan untuk mengingatkan kembali sosok Nabi Muhammad Saw, melihat bagaimana kehidupannya sehari hari baik dalam hubungannya sebagai Nabi/Rasul atau sebagai pribadi muslim lainnya yang wajib kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Syaikh Ja’far Al Barzanji pernah pernah menggambarkan bahwa Rasulullah sebagai manusia yang paling sempurna kejadian dan akhlaknya serta memiliki sikap dan sifat yang sangat luhur. Nabi Muhammad digambarkan memiliki tinggi sedang, kulitnya putih kemerah-merahan, dua belah matanya lebar –seolah-olah bercelak, lebat bulu matanya, dua keningnya melengkung dan lembut rambutnya. Berbagai ayat Qur’an dan hadist mengungkap begitu banyak keistimewaan yang ada dalam diri Rasulullah Saw, diantaranya:

  • Nabi Muhammada adalah manusia pertama yang diciptakan Allah Swt yaitu ketika Nabi Adam masih dalam keadaan antara ruh dan jasad (HR. Turmudzi)
  • Allah telah menetapkan bahwa semua Nabi/Rasul sebelum beliau untuk mengimani dan membela kebenaran Rasulullah Saw (QS. Ali Imran : 81)
  • Silsilah beliau semenjak dari Nabi Adam tidak ada yang melakukan perbuatan tercela (HR. Baihaki)
  • Pada saat beliau berjalan dibawah terik matahari, gumpalan awan ikut memayungi beliau (HR. Abu Nu’aim)
  • Pernah terjadi ketika beliau sedang berjalan dan hendak berteduh di bawah sebuah pohon, pohon tersebut malah bergerak mendatangi beliau (HR. Baihaki)
  • Allah Swt memberi nama beliau Muhammad yang berasal dari kata hamad artinya terpuji. Merupakan akar kata dari salah satu sifat Allah yakni Mahmud artinya Maha Terpuji. Sebelum itu, tidak ada seorang pun yang memiliki nama seperti beliau (HR. Muslim)
  • Beliau sering merasa lapar di malam hari, tetapi keesokan harinya sudah merasa kenyang (HR. Muslim)
  • Di malam hari yang gelap gulita, beliau dapat melihat sesuatu dengan jelas seperti melihat sesuatu di siang hari (HR. Al Baihaqy)
  • Beliau dapat meliha apa yang ada dibelakang punggungnya dengan jelas seperti melihat dari arah depan (HR. Muslim)
  • Ludah beliau dapat membuat air asin menjadi air tawar (HR. Bukhari)
  • Suara beliau dapat didengar oleh orang yang berada di tempat jauh sekalipun (HR. Bukhari)
  • Beliau sama sekali tidak pernah menguap selama hidupnya (HR. Abu Syaibah dll)
  • Selama hidupnya, beliau tidak pernah ihtilam (mimpi syahwat). Hal ini pun berlaku bagi Nabi/Rasul lainnya (HR. Tabrani)
  • Beliau tidur hanya dengan mata, sedangkan hatinya tetap sadar (HR. Bukhari)
  • Keringat beliau tidak bau sama sekali (HR. Abu Nua’im dll)
  • Beliau tidak hanya diutus bagi umat manusia saja, tetapi juga bagi seluruh makhluk dan alam semesta (QS. Al Anbiyaa : 107)
  • Setiap nabi diutus oleh Allah dengan wajah dan suara yang baik. Dan Nabi Muhammad adalah nabi yang memiliki wajah dan suara yang terbaik (HR. Turmudzi)
  • Pusara beliau dijaga oleh malaikat yang mempunyai tugas menyampaikan kepada beliau, shalawat dan salam yang diucapkan oleh ummatnya. Malaikat tersebut mempunyai kemampuan untuk mendengarkan suara seluruh hamba Allah yang mengucapkan shalawat dan salam kepada beliau (HR. Al Hakim & HR. Ashbahany)
  • Dan masih banyak keistimewaan beliau, sebagai makhluk Allah yang terpuji.

cl0123Berbicara tentang masalah keteladanan, Rasulullah memang sangat pantas menjadi sosok idola yang bisa diteladani oleh setiap manusia dimanaoun berada, apa pun profesinya. Inilah kelebihan Rasulullah Saw karena Allah sendiri dengan jelas menyatakan dalam firman-Nya bahwa terdapat suri tauladan yang baik dalm diri Rasululla Saw. Siapa pun ada, jika ingin sukses dunia akhirat, contohlah Rasulullah, karena Rasulullah adalah diibaratkan sebagai Al Qur’an Hidup. Panduan Muslim memang Al Qur’an yang merupakan firman Allah, namun contoh penerapan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dapat kita lihat dari kepribadian Rasulullah Saw. Subhanallah. Muncul sebuah pertanyaan, apakah semua kepribadian Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari wajib kita teladani?

Mungkin sebagian dari anda menjawab iya, namun sebagian lainnya menjawab tidak. KH. Quraisy Syihab dalam sebuah ceramahnya menjelaskan tentang hal ini. Ternyata tidak semua kepribadian Rasulullah Saw wajib kita teladani. Ada hal-hal tertentu yang bahkan tidak wajib kita teladani karena statusnya sebagai seorang Rasul, sedangkan kita hanyalah manusia biasa. Dalam hal ini, Rasulullah memiliki 5 macam kedudukan atau status yang harus diperhatikan oleh tiap muslim.

  1. Sebagai seorang Rasul Allah Artinya beliau menjadi utusan Allah yang menyampaikan risalah-Nya untuk seluruh ummat manusia. Dalma kedudukannya sebagai Rasul, kita wajib 100 % mengikuti beliau, meskipun seringkali kita tidak mengerti hikmah dibalik ajaran-Nya.
  2. Sebagai Mufti atau Pemberi Fatwa Dalam posisi beliau ini, semua fatwa yang beliau keluarkan itu berlaku untuk semua orang, tidak hanya satu orang atau golongan saja. Contohnya, ketika beliau ditanya tentang bagaimana hukum air laut untuk bersesuci. Maka jawab beliau adalah air laut adalah suci dan mensucikan.
  3. Sebagai Hakim yang memutuskan suatu perkara. Berbeda dengan no. 2, posisi beliau dalam sebagai hakim ini hanya berlaku untuk orang atau golongan yang bersangkutan saja, tidak untuk semua orang. Sebagai contoh, Nabi pernah ditanya tentang amal apa yang paling utama. Pada orang tersebut ia menjawab shalat (karena Nabi tahu orang tersebut jarang shalat). Dilain waktu Nabi ditanya amal apa yang paling utama, beliau menjawab berbakti pada kedua orang tua (karena beliau tahu orang tersebut kurang berbakti pada ibu bapaknya). Sekilas tampak adanya kontradiksi diantara pendapat Nabi tentang satu pertanyaan sama. Tetapi sebenarnya tidak. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, Nabi bertindak sebagai hakim yang memutuskan suatu perkara bagi orang yang bersangkutan. Ini tidak berlaku untuk semua orang.
  4. Sebagai Pemimpin Nabi bertindak sebagai seorang ulil amri pemimpin sebuah negeri. Beliau memerintah rakyatnya layaknya seorang pemimpin lain. Dalam posisi ini tidak semua hal harus diteladani, tetapi diambil hikmahnya saja dari semua tindakan yang telah beliau lakukan.
  5. Sebagai Pribadi Muslim Nabi juga seorang manusia biasa (walaupun tidak seperti manusia kebanyakan). Makan segala tingkah lakunya pun menyerupai manusia pada umumnya seperti makan, tidur, nikah dll. Dalam hal ini juga, tidak semua tindakan Nabi harus diteladani seluruhnya. Sebagai contoh, Nabi beristri banyak (sampai 9 orang). Sedangkan Al Qur’an melarang seseorang beristri lebih dari 4 orang. Nah, ini kan tidak boleh diikuti. Hikmahnya ternyata, agar semua perilaku kehidupan sehari-hari beliau banyak diketahui oleh orang lain (dalam hal ini istrinya yang banyak). Nabi itu berambut panjang, kita tidak harus mengikutinya.

Selain itu, dalam ajaran agama seringkali ada hal-hal yang tidak terjangkau nalar. Kita seringkali bertanya mengapa harus melakukan hal ini atau itu. Inilah yang disebut Ibadah Murni yang harus kita teladani 100 persen dari Nabi karena kedudukannya sebagai seorang Rasul. Ada beberapa hal yang dilakukan Nabi, tetapi kita tidak mesti mengikutinya hanya saja kita mengambil hikmah atau nilai (esensi)nya saja, tidak persis sama dengan yang dilakukan Nabi. Bahkan ada pula beberapa tindakan Nabi yang tidak bisa teladani atau ikuti karena kedudukannya berbeda dengan kita yaitu sebagai Rasul pilihan Allah. Yang jelas, marilah sejenak luangkan waktu di hari ini untuk bershalawat kepadanya…

ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD,

WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

All Rights reserved © 2009

Sumber Bacaan:

HMH. Al Hamid Al Husaini dalam buku Siratul Mushtafa Saw Mizan & Asrori ZM.1983.

Barzanji dan terjemahnya. Penerbit Karya Utama. Surabaya.

Ceramah KH. Quraisy Shihab di Metro TV

About these ads

4 comments on “Keteladanan Rasulullah Saw

  1. ALLAHUMMA SHALLI ALA MUHAMMAD WA ALA ALI MUHAMMAD….
    YA ALLAH, PERTEMUKAN HAMBA DENGAN RASUL-MU DI SURGA KELAK………
    HAMBA RINDU PADAMU, HAMBA RINDU PADA RASUL-MU………..

    pH: Semoga kita mendapat syafaatnya di akhirat kelak. Amien..

  2. tiada kebenaran melainkan kebenaranMu, tiada kerinduan melainkan kerinduan akan dekat denganMu, dengan RosulMu, tiada harapan melaikan harapan tuk S’lalu berada dalam bimbinganMu dan RosulMu

    >>>pH: semoga Allah menolong kita…

  3. Ping-balik: Keteladanan Nabi Muhammad SAW (Edisi Revisi) |

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s