“Hey, Gajah Mada itu Muslim”

Sebuah tulisan ternyata bisa mengisyaratkan kejadian masa lalu. Itulah yang kita sebut sejarah. dari sanalah kita bisa tahu banyak hal. Kita bisa mengetahui sejarah masa lalu dari  bukti-bukti yang tertulis baik berupa buku, atau tanda-tanda lain seperti tulisan pada  batu nisan, logo, koin dan lain sebagainya. Namun adakalanya, sejarah menjadi rusak akibat ulah sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab, yang lebih mementingkan kepentingannya sendiri meskipun harus rela menanggalkan kebenaran.

Seperti itu pula sebagian sejarah yang mewarnai bangsa ini, Indonesia. Dahulu kala, sebelum bangsa Indonesia lahir, ada sebuah kerajaan hebat di nusantara yang bernama Majapahit. Maka ingatan kita langsung tertuju pada seorang Patih Gajah Mada yang terkenal dengan “Sumpah Palapa”-nya. Ia berjanji tidak akan berhenti sebelum bisa mempersatukan seluruh kerajaan-kerajan di Nusantara. Namanya kini diabadikan menjadi nama salah satu universitas negeri di Yogyakarta.  Lalu, apa yang bisa anda ingat tentang Kerajaan Majapahit dan Patih Gajah Mada tersebut? Dalam buku-buku sejarah yang kita baca semasa sekolah dulu, dijelaskan bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar di nusantara. Wilayahnya meluas bahkan sampai ke Asia Tenggara. Namun, benarkah demikian?

Sesekali berkunjunglah ke internet (http://islamedia-online.blogspot.com/2010/10/kesultanan-majapahit-fakta-sejarah.html). Anda akan mendapatkan sebuah fakta mengejutkan tentang hal ini. Tahukah anda, ternyata Kerajaan Majapahit yang selama ini dikenal sebagai kerajaan Hindu terbesar di nusantara sebenarnya adalah kerajaan muslim. Yang lebih mengejutkan lagi, Patih Gajah Mada yang terkenal itu adalah seorang muslim. Pendiri kerajaan Majapahit, Raden Wijaya juga seorang muslim. Tentu saja, hal ini semakin menguatkan bukti bahwa kerajaan ini memang merupakan kerajaan muslim terbesar di nusantara.

Pernyatan-pernyataan ini tentu bukan sekedar omong kosong belaka. Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta sengajar melakukan penelitian untuk melakukan kajian ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka tim ini kemudian menerbitkan hasil penelitiannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’. Berikut diantara hasil penelitian tersebut:

  1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah  Muhammad Rasulullah’. Sebagaimana kita ketahui, koin merupakan sebuah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Maka sungguhlah mustahil jika dikatakan bahwa sebuah kerajaan Hindu memiliki koin yang bertuliskan kalimat tauhid seperti ini.
  2. Pada batu nisan Syaikh Maulana Malik Ibrabim (Sunan Gresik) terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah seorang Qadhi (hakim agama Islam) kerajaan Majapahit. Hal ini menunjukkan bahwa Agama Islam merupakan agama resmi kerajaan tersebut.
  3. Lambang kerajaan Majapahit berupa delapan sinar matahari dengan beberapa tulisan arab yakni sifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan Dzat. Mungkinkah sebuah kerajaan Hindu memiliki logo/lambang resmi bertuliskan kata-kata arab seperti in?
  4. Pendiri kerajaan Majapahit yakni Raden Wijaya ternyata seorang muslim. Beliau adalah cucu dari Prabu Guru Dharmasiksa, seorang Raja Sunda sekaligus ulama Islam Pasundan yang hidup selayaknya seorang sufi. Sedangkan neneknya merupakan seorang muslimah keturunan penguasa Kerajaan Sriwijaya. Meskipun Raden Wijaya bergelar Kertarajasa Jayawardhana (menggunakan bahasa sansekerta yang lazim digunakan saat itu), tidak lantas menjadikan beliau seorang pemeluk Hindu. Gelar seperti ini (menggunakan bahasa sansekerta) ternyata masih juga digunakan oleh raja-raja muslim jawa zaman sekarang seperti Hamengkubuwono dan Paku Alam di Yogyakarta serta Pakubuwono di Surakarta/Solo.
  5. Patih kerajaan Majapahit yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya, Patih Gajah Mada juga seorang muslim. Nama aslinya adalah Gaj Ahmada (terlihat lebih Islami, bukan?). Hanya saja, orang jawa saat itu sulit mengucapkan nama tersebut. Mereka menyebutnya Gajahmada untuk memudahkan pengucapan dan belakangan ditulis terpisah menjadi Gajah Mada (walaupun hal ini salah). Kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasan pada masa Patih Gaj Ahmada. Konon, kekuasaannya sampai ke Malaka (sekarang masuk wilayah Malaysia). Setelah mengundurkan diri dari kerajaan, Patih Gaj Ahmada lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Mada oleh masyarakat sekitar. Pernyataan ini diperkuat dengan bukti fisik yaitu pada nisan makam Gaj Ahmada di Mojokerto terdapat tulisan ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’.
  6. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Timur tengah pun berada dalam situasi konflik yang tidak menentu. Terjadilah eksodus besar-besaran (pengungsian) kaum muslim dari Timur Tengah (tetutama keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan sebutan alawiyah). Mereka menuju kawasan Nuswantara (atau Nusantara) yang kaya akan sumber daya alamnya. Mereka pun menetap dan melanjutkan keturunan yang sebagian besar menjadi penguasa kerajaan-kerajaan di nusantara, termasuk kerajaan Majapahit.

Itulah beberapa fakta mengejutkan yang tersembunyi dari kerajaan Majapahit. Anda terkejut? Saya pun demikian. Mengapa bisa terjadi kesalahan seperti ini? Kita tahu, kawasan nusantara saat itu dikuasai penjajah Belanda yang kafir. Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.

Mengetahui fakta mengejutkan tentang Patih Gajah Mada dan Kerajaan (Kesultanan) Majapahit  ini saya sangat bahagia. Satu lagi, tokoh menakjubkan yang mewarnai bangsa ini ternyata seorang muslim. Setelah Kapitan Patimura, pahlawan dari Maluku yang ternyata seorang muslim (nama aslinya Ahmad Lussy, bukan Thomas Matulesy), Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok yang melakukan pelayaran besar-besaran di dunia (termasuk Indonesia) yang juga seorang muslim (namanya menjadi Muhammad Cheng Ho), kini giliran Patih Gajah Mada yang diketahui seorang muslim (nama aslinya Gaj Ahmada). Hal ini membuktikan bahwa sebuah kebenaran suatu saat pasti akan terungkap meskipun telah ditutupi oleh kebohongan dalam jangka waktu yang lama. Wallahu A’lam.

Indramayu, 16 Januari 2011

All rights reserved © 2011

By Ibnu Atoirahman

13 comments on ““Hey, Gajah Mada itu Muslim”

  1. sebaiknya umat islam jgn terburu-buru mengamini majapahit sbg kesultanan perlu kajian lebih dalam untuk memahami kesimpang siuran sejarah,memang sejak abad ke 7 telah banyak pedagang2 muslim di nusantara bahkan mereka membuat perkampungan dan berasimilasi dgn pribumi,tetapi untuk mengklaim bahwa majapahit adalah sebuah kesultanan,harus ada bukti yg benar2 kuat,karena selama ini,peninggalan sejarah yg kita tahu adalah kebudayaan hindu,biasanya setiap kerajaan dinusantara selalu mengirim utusan kechina guna pencatatan berdirinya sebuah negara,siapakah rajanya dsb.begitu juga dgn kesultanan,pasti ada bukti pencatatan dikhilafah islam yg berkuasa dimasa itu,seperti kesultanan peurlak di aceh,di sahkan oleh khilafah islam

    >>>pH: Memang perlu penelitian lebih lanjut. tetapi apa yang dilakukan sahabat2 kita (para peneliti) tersebut setidaknya telah membuka titik terang kerajaan majapahit yang masih diselubungi misteri. hehe.. makasih telah berbagi ya, …

  2. Sumber2 penelitiannya ada yg di publish?

    Izin copy artikelnya ya.,

    >>>pH: Kalo gak salah ada bukunya, diterbitkan dalam rangka ultah muhammadiyah kalo gak salah. tapi saya tidak punya bukunya…

  3. GAJAH MADA SEORANG MUSLIM
    Menurut informasi guru spiritual yg tidak mau disebut namanya bahwa gajah mada adalah muslim.Dia adalah salah satu putra dari 3 penyebar agama islam pertama di jawa.ayahnya menginginkan gajahmada menjadi seorang ulama yg menyebarkan agama islam di wilayah majapahit.Gajahmada mempunyai pendapat sendiri bahwa dia diberi tugas oleh Allah SWT utk menyebarkan agama islam dengan mengabdi di kerajaan majapahit dan menjadi prajurit.Dia melamar prajurit dengan curicullum vitae tanpa bapak dan ibu dengan nama kayuwatu.makanya dia tidak mempan terhadap senjata apapun karena “kayuwatu” artinya adalah kayu dan batu.Lambat laun Gajahmada menghadap hayamwurk dan mengatakan sebenarnya bahwa dia adalah putra salah satu penyebar agama islam.Dia mengajak Prabu Hayam wuruk untuk masuk Islam, tetapi ajakan Gajah Mada tidak berhasil.Oleh karena itu Gajah Mada akan mengundurkan dari prajurit kerajaan majapahit.Dan waktu itu juga berucap bahwa kerajaan Majapahit akan runtuh.

    SYECH SITI JENAR ADALAH BENAR
    Juga menurut guru spiritual yang tidak mau disebut namanya, bahwa syech siti jenar adalah seorang islam yang telah tinggi ilmu makrifatnya sehingga ajaran dia tidak bisa diterima wali songo pada waktu itu.Begini ceritanya.Dulu sunan Bonang disuruh belajar ke negeri Baghdad atau irak sekarang ini.alias kuliah di suatu universitas terkenal di Baghdad.Pada waktu itu yg menjadi seorang dosenya adalah Syech Siti Jenar.Saking tinggi ilmunya makanya Sych Siti jenar tidak bisa diterima lagi di universitas itu.dan akhirnya sunan bonang pulang ke tanah jawa bersama Syech Siti Jenar.Dikalangan muslim pada waktu itu ajaran Syech Siti Jenar tidak bisa diterima dan bisa membahayakan aqidah karena memang waktu itu transisi dari hindu ke islam dimana pemahaman kaum muslim pada waktu itu tidak setara dengan Syech Siti Jenar.Manunggaling kawulo gusti pemahaman yg bisa membahayakan pemahaman kaum islam waktu itu.Sebenarnya memang benar bahwa Allah SWT ada pada diri kita,sebelum kita ada yg ada hanyalah Allah SWT. Pada waktu itu yang rada emosi adalah sunan Kudus.Sunan Kudus memang ingin mengakhiri Syech Siti. Syech Siti Jenar berucap bahwa tanpa dibunuh pun dia bisa mati sendiri.akhirnya sejarah menulis beberapa versi bahwa Syech Siti Jenar mati dan jasadnya berubah menjadi anjing.

    Hal hal yg mungkin perlu diketahui menurut informasi dari guru spiritual:
    1.Jaman dahulu Indonesia adalah suatu kepulauan yg tidak terpecah pecah seperti sekarang.Dulu merupakan satu kepulauan dimana Nabi sulaiman yang menjadi rajanya dengan nama negeri sabak.
    2.Indonesia merupakan target Amerika kedua setelah Arab Saudi.Kita ketahui Indonesia adalah negara dengan muslim terbanyak di dunia.Rencananya Amerika akan dengan Yahudi nya akan menghancurkan mekkah.dan setelah rencana tersebut Indonesialah target kedua.Mudah mudahan Allah selalu melindungi Umat Islam.Amien
    3.Dajjal berada di segitiga bermuda
    4.Osama bin Laden adalah anggota CIA.Dia adalah antek dan boneka amerika serikat. Osama bin Laden tidak mati seperti yang diberitakan dimedia, sekarang dia lg hidup di amerika bersama 3 orang anakanya.Amerika membuat image bahwa islam adalah teroris dengan boneka osama bin laden.
    5.Jangan meninggalkan Sholat lima waktu karena semua mungkin tahu “baik buruknya amalan kita diliat baik buruknya sholat kita.Baik sholat kita, baik semua amalan kita.buruk sholat kita, buruk semua amalan kita,”
    6.Semoga bermanfaat.

    • Sayà paling sukadgn ajarañ syehsitijenar

      >>>pH: Syekh Siti Jenar juga keren.Sayang, ajarannya tidak dipahami oleh orang awam.

  4. al mukhti wal affah, pemberani serta menjauhi hal-hal yang bersifat haram…
    amukhti palapa….

    >>>pH: Filosofi yang dalam, ternyata…

  5. seminggu lalu, kyai saya pernah menyampaikan sejarah babat tanah jawa, dan juga menyebutkan gajah mada itu muslim bahkan seorang habib. bahkan beliau menyebutkan silsilahnya sampai rasulullah. semoga ahli sejarah muslim, punya perhatian dan memberikan kajian pada bab ini

    >>>pH: Wah.. wah.. boleh tau silsilahnya? apakah sanadnya shahih? :) )

  6. Pingback: Gajah Mada Adalah Seorang Muslim. Sebuah Kabar Gembira Untuk Anak Cucu. « Mochdy's Adrenaline Rollercoaster

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s