Se-Liter Air Mata Kifuji Aya

AKU ingin sekali sekuat Kifuji Aya (saat itu berumur 15 tahun). Seorang gadis Jepang yang telah menginspirasi banyak orang dari sebuah buku hariannya “One Litre of Tears (Ichi Ritoru No Namida)”. Dia divonis oleh dokter mengidap sebuah penyakit aneh: “Spinocerebellar degeneration”. Sebuah penyakit yang menyerang susunan syaraf di otak. Akibatnya, lama-kelamaan, penderitanya tidak akan bisa melaksanakan “perintah” otak atas tubuhnya. Mereka pun akan kehilangan keseimbangan, menjadi lumpuh, tidak dapat bergerak, kelihangan daya tahan tubuh bahkan tidak akan dapat berbicara lagi. Semuanya tidak datang sekaligus, tetapi perlahan-lahan, namun benar-benar mematikan karena belum ditemukan obatnya.

Kifuji Aya benar-benar luar biasa. Penyakitnya justru telah menginspirasi banyak orang tentang arti sebuah kehidupan, perjuangan dan persahabatan. Penyakit yang ia derita mampu mengubah watak orang lain menjadi lebih baik. Ia selalu berjuang menghadapi penyakitnya ini. “Keseruan” pun mulai terjadi ketika gejala-gejala penyakit itu mulai datang satu persatu. Beruntung dia punya seorang ibu dan ayah yang baik, yang selalu mendukungnya. Dia berhasil merubah watak keras sang adik menjadi lebih lembut. Beruntung juga ia dikelilingi oleh sahabat-sahabat setianya yang siap membantu kapan saja.

Sungguh, sebuah kisah yang mengharu biru bagi siapa pun yang menyaksikan kisahnya. Penyakit yang ia derita telah merenggut semua impian indahnya tentang dunia. Namun, ia masih bisa tersenyum menghadapi semuanya.

Atas perintah dokter, ia disuruh menuliskan semua keluh kesah dan apa yang ia alami dalam sebuah buku harian, jauh hari sebelum gejala penyakit itu benar-benar menggerogoti tubuhnya. Meskipun akhirnya ia merasa kesulitan juga untuk menulis karena tidak dapat menggerakkan tangannya.

Walaupun punya masa depan yang tidak jelas karena penyakitnya, Kifuji Aya tetap bertekad untuk menjadi orang yang berguna buat orang lain. Ia merasa bahwa hidupnya selalu mendapat bantuan dari orang lain, meskipun orang-orang yang membantunya tersebut begitu tulus. Bagi orang-orang dekatnya, Kifuji Aya adalah sosok yang tegar dan sabar.

Akhirnya, buku harian tersebut diterbitkan oleh sebuah penerbitan dan dibaca banyak orang. Ia telah berjuang selama 8 tahun sampai akhirnya kematian datang menjemputnya.

Namun, setelah meninggal dunia pun, ia masih benar-benar menginspirasi banyak orang (terutama yang mempunyai penyakit seperti dirinya) untuk terus berjuang menghadapi segalanya, walaupun itu sangat-sangat sulit. Ia sungguh bahagia, walaupun ia sakit, ternyata banyak sekali orang-orang yang selalu mendukung dan menolong dirinya seperti ayah & ibunya, adik-adiknya, sahabat–sahabatnya, dokter & terapisnya, teman-temannya sesama penderita dll. Baginya, hidup adalah sebuah perjuangan.

Bagaimana pendapat teman-teman?

All rights reserved (c) 2007

ir-copyraight14

Iklan

4 comments on “Se-Liter Air Mata Kifuji Aya

  1. aku tersentuh dgn perjuangan aya….
    semoga kedamaian slalu ada untukmu disana…
    i love aya….

    >>>pH: Hatiku pun basah menontonnya, serasa dekat, serasa nyata. walaupun kisahnya telah berlalu.

  2. proud of u aya.. ur story many exprience for every people who read ur diary’s.. hope u calm and get best place in heaven..we always pray for u aya..

    >>>pH: meskipun telah tiada, kifuji aya masih tetap ‘hidup’ dan terus menginspirasi banyak orang. hebat!

  3. dari awal film ini mulai juga bener2 menyayat hati,,
    gadis berumur 15 tahun itu lg dalam masa perkembangan dalam hidup ny,,
    dan kifuji aya dengan tabah ny menjalani semua ini,,
    salut buat kifuji aya…
    klo ada info mengenai buku harian ny yg sudah di translate ke bahasa inggris,, kasih tau aq ya,,
    aq mau baca…
    🙂

    >>>pH: bener-bener. kisah sederhana yang luar biasa!

  4. cerita ini menyentuh perasaan yg melihatnya, hm sedihnye cerita ini kifuji aya baru brusia 15 tahun tetapi tabah menghadapi penyakitny itu..memang perkara yg susah untuk dipercayai. . dia berusaha semampunya agar org2 nampak yg diri ny cacat tk bermakna tdk berguna malahan kifuji aya telah mempengaruhi beberapa individu yg laen . . best bro cerita se-liter air mata kifuji aya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s