Nabi Isa Bersabda

hand07

Suatu hari Nabi Isa AS ditanya oleh muridnya yang disebut hawariyyun.

“Apa yang berharga bagi seorang manusia?”

“Akal”, jawab Nabi Isa. “Sebab dengan akal, manusia dapat mensejahterakan hidupnya”

“Kalau tidak ada?” Tanya muridnya lagi.

“Sahabat yang mau memberikan nasihat”

“Kalau tidak ada?”

“Harta yang halal dan dapat dibanggakan”

“Kalau tidak ada lagi?”

“Adab kesopanan”

“Kalau itu juga dia tidak punya?”

“Diam”

”Kalau orangnya tidak bisa diam?”

“Mati”, jawab Nabi Isa.

“Manusia jika tidak punya apa-apa, tidak punya harta, tidak punya kesopanan, tidak bisa diam, biasanya mulutnya hanya dipakai untuk mengeluh dan iri dengki. Oleh karenanya lebih baik mati”.

***

Di waktu lain, Nabi Isa AS bertanya kepada para sahabatnya (murid-muridnya).

“Andaikan kalian, suatu waktu ketika melihat salah seorang saudaramu terbuka auratnya ketika tidak sadar, misalnya pada waktu dia sedang tidur. Apa yang akan kalian lakukan, kau tutupi auratnya, atau justru membukanya sekalian?”

“Sebagai orang yang waras, tentu kami akan menutupinya”,  jawab sahabatnya.

“Begitulah seharusnya orang yang beradab” kata Nabi Isa.

“Tetapi mengapa apabila saudaramu terbuka aibnya, malah seringkali kau beberkan kepada orang lain, bahkan ditambah membokar aib-aib orang lain. Bukankah itu sama saja menelanjangi saudaramu sendiri di muka umum. Bila seseorang telah dibongkar aibnya di muka umum, biasanya ia akan menjadi nekat dalam berbuat maksiat, dia akan malu untuk kembali ke masyarakat. Karena itulah, jangan sekali-kali membongkar aib orang lain, apalagi membeberkannya secara luas. Orang yang memiliki aib seharusnya diberi peringatan secara bijaksana agar mau bertaubat”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s