Pelabuhan Dadap : Tempat Mengusir Sepi Hati

aqMemandang laut lepas. Seperti melihat kebebasan. Melihat keluasan pikiran yang tanpa beban. Meski hanya seorang diri, namun justru kedamaian yang kutemui. Mendengar debur ombak memecah batu karang buatan. Seperti mendengar nyanyian hati yang terus bersenandung melipur hati yang lara. Meski ramai suara pecahan ombak, namun justru ketenangan yang kurasakan. Melihat nelayan melempar jala. Pergi dan datang dengan perahu menantang laut yang luas. Seperti melihat akan diriku bahwa hidup adalah tantangan, pengorbanan dan keberanian yang harus dijalani. Ada yang datang dan pergi di dermaga ini. Seperti juga kehidupan dan kematian yang terus berganti. Merasakan semilir angin menerpa nurani. Seperti merasakan jiwa ini yang lepas, mengembara ke alam imajinasi. Membentangkan sayap-sayap kata, menerbangkannya di langit dermaga.

Memandang laut. Dalam setiap detik yang melalu, masih mengguratkan rasa kagum ciptaan Penguasa Alam. Mendamaikan jiwa, menenangkan hati. Sebagai pengobat rasa perih luka yang terus menjelma. Selama nafas masih menggema, akan kita lalui bersama. Suka dan duka yang terus berganti. Namun cinta dan kasih harus terus terpatri dalam jiwa ini. Memandang kehidupan sebagai sesuatu yang indah. Seperti memandang laut lepasku saat ini, bersama sepi…

dadap

clDulunya, tempat ini hanya sekedar tempat pendaratan  nelayan yang biasa aja. Tapi semenjak dibangun oleh pemerintah, tempat ini mendadak berubah meskipun masih memiliki fungsi yang sama. Pelabuhan ini sebenarnya sudah dikasih nama, yakni Pelabuhan Perikanan Ikan : Dr. Ir. Soenarno, Dipl. HE. Namun aku (dan orang-orang sekitar) lebih banyak menyebutnya sebagai Pelabuhan Dadap (karena terletak di Desa Dadap Kec. Juntinyuat, Indramayu). Memang, bukan pelabuhan besar karena memang hanya sekedar tempat “mangkal” para nelayan di daerah tersebut. Yang menarik adalah dijadikan sekedar tempat wisata gratis bagi warga sekitar. Belum ada fasilitas untuk taman wisata sih, ya.. hanya sekedarnya saja. Paling ada cuma tempat makan menghadap laut disamping perahu-perahu nelayan yang terparkir di sekitar pantai. Mm… cukuplah untuk sekedar melepas penat. Apalgi kalo bete, suntuk, males dkk. Memandang lautan lepas sambil membebaskan pikiran kita untuk sekedar mencari inspirasi. Melihat sekeliling, lautan dengan garis horizon, debur ombak, nelayan dll. Sayangnya tempat ini kurang dikelola dengan baik. Andaikan pemerintah daerah secara lebih serius mengelola tempat ini, pasti bisa jadi objek wisata yang bisa menghasilkan devisa.[i@R]

Iklan

2 comments on “Pelabuhan Dadap : Tempat Mengusir Sepi Hati

  1. Mohon ditata ulang yang baik dalam pergerakan pembangunan karena desa kami sangatlah maju pesat namun PRIMITIP…!

    >>>pH: wah, kalo dikelola dengan baik, pelabuhan dadap pasti jadi keren tuh. ^^b

  2. ingin rasa nya aku menikmati pemandangan pelabuhan dadap indramayu yg sejuk,,,,

    >>>pH: sebenarnya sih gak sejuk, tapi cukup mendamaikan hati kala gundah mendera. Hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s