Nishfu Sya’ban dan Tradisi Muhasabah

Sya’ban berarti bercabang, maksudnya bercabang-cabangnya amal kebaikan. Namun Yahya bin Muadz menjelaskan bahwa lafadz Sya’ban menyimpan karunia bagi orang-orang mu’min. Hal ini tertuang dengan jelas dari huruf-huruf yang merangkai kata sya’ban itu sendiri yakni huruf syin, ‘ain, ba, alif dan nun.

  • Syin = Syarofun dan Syafa’atun yang berarti kemuliaan dan syafaat.
  • ‘Ain = Al Izzah wal karomah yang berarti kemenangan dan karomah.
  • Ba = Al birru yang berarti kebaikan
  • Alif = Ulfah yang berarti rasa belas kasihan.
  • Nun = An Nuur yang berarti cahaya.

Jadi dapat dijelaskan bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan yang mulia dan penuh syafaat (pertolongan) yang mengandung begitu banyak kebaikan dan rasa kasih sayang menujua kemenangan yang karomah dan bercahaya.

star0015Nishfu Sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban. Hal ini merujuk pada sebuah peristiwa di malam tanggal 15 Sya’ban yang penuh barokah dan kemudian banyak disebut orang sebagai malam Nishfu Sya’ban. Konon katanya, pada malam itu, buku catatan amal kita telah habis. Dan tepat malam tanggal 15 Sya’ban tersebut, buku catatan amal kita diganti dengan yang baru. Banyak yang berbeda pendapat mengenai hal ini, ada yang memperbolehkan tetepi ada juga yang melarang dan menganggapnya sebagai bid’ah (sesuatu yang diada-adakan karena tidak dilakukan Nabi Saw).

Entahlah.. Wallahu A’lam. Bagi saya pribadi, saya cenderung tidak melarang orang yang beramal shaleh pada malam Nishfu Sya’ban tersebut. Karena banyak hadist yang mengungkapkan tentang keutamaan bulan Sya’ban ini. Jika niatnya baik, mengapa harus dilarang? Semua ibadah yang dilakukan pada malam ini (dan malam-malam yang lain tentunya) pasti akan dinilai sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Jika memang benar bahwa malam Nishfu Sya’ban sebagai malam pergantian buku catatan amal, tentu ini adalah momen yang tepat bagi kita untuk merenungi perjalanan hidup kita selama setahun yang telah lewat. Ya, semacam ajang perenungan diri alias muhasabah. Hal-hal apa saja yang telah kita lakukan selama setahun lalu. Tentu ini akan jadi nilai tersendiri untuk kita agar lebih mengenal diri kita yang sesungguhnya. Dan ketika buku catatan diganti, tentu bukan hal yang salah pula jika amalan pertama kali yang dicatat di buku baru tersebut adalah kebaikan.

time017Makanya, banyak juga yang mengisi malam ini dengan membaca surat Yaasiiin sebanyak tiga kali. Dan masing-masing setelah pembacaan Surat Yaasin tadi diselingi dengan doa. Pertama, memohon untuk diberi umur yang panjang. Mm… aku lebih suka menyebutnya sebagai umur yang berkah [baca juga: Jangan Meminta Umur Panjang]. Kedua, memohon diberi rizki yang halalan toyyibah (halal dan baik). Yupp, bener banget. Banyak orang zaman sekarang yang bilang, “Nyari yang haram aja susah, gimana yang halal?”. Masya Allah… makanya, marilah sama-sama memohon agar Dia memberi kita rizki yang banyak… tapi halal dan baik. Trus yang gak kalah pentingnya, ketiga yakni memohon ditetapkan iman islam sampai akhir hayat. Inilah yang disebut dengan khusnul khatimah alias akhir yang baik. Lengkap, deh…

Sebagai tambahan, ada sebuah doa yang bagus juga dibaca di malam Nishfu Sya’ban yakni: “Ya Allah, jika Engkau tulis namaku sebagai orang celaka di tempat golongan mereka yang celaka, maka hapuskanlah, lalu tentukanlah aku menjadi bahagia di tempat mereka yang berbahagia. Dan jika Engkau tulis namaku sebagai orang yang berbahagia di tempat golongan mereka yang berbahagia, maka tetapkanlah. Sungguh Engkau telah berfirman dalam Surat Ar Ra’du ayat 39: “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh)”. Maka dari itu, kabulkanlah permohonanku…

So, jangan lupa entar malem, ya. Malam tanggal 15 Sya’ban alias malam Nishfu Sya’ban. Semoga Allah menolong kita… ^_^V

Indramayu, 5 Agustus 2009
All rights reserved © 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s