Angka Keramat 17

Aku bukan bermaksud jadi ‘paranormal dadakan’ yang mencoba bermain-main dengan itung-itungan angka. Haha.. bukan. Bukan. Hanya sekedar iseng saja membubuhkan kata ‘keramat’ pada judul tulisan di atas. Biar lebih seru gitu. Hihi… Mengingat angka 17 mempunyai kedekatan emosional dengan bangsa Indonesia dan juga umat Islam. Oke kita bahas, yuk!

indonesia 1Semua orang juga tahu (terutama yang ngaku sebagai Warga Negara Indonesia) kalo republik ini memproklamasikan diri pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah melalui serangkaian peristiwa yang cukup dramatis, mulai dari penculikan Rengasdengklok, penyusunan naskah proklamasi dan seterusnya, jadilah tanggal 17 Agustus dipilih oleh Bung Karno dan Bung Hatta sebagai sebuah peristiwa dahsyat yang mewarnai perjalanan sejarah negeri ini. Sekitar pukul 10.00 WIB, naskah proklamasi pun berkumandang, seolah mengabarkan kepada seluruh dunia, bahwa Indonesia kini telah merdeka! Bebas dari penjajahan meskipun pengakuan kedaulatan RI baru bisa diterima oleh Belanda tahun 1949. Yang jelas, proklamasi seolah menjadi suara lantang yang membangunkan mata dunia dan mengakui Indonesia sebagai bangsa yang dapat menentukan nasibnya sendiri.

Dan tahukah anda temans, proklamasi kemerdekaan kita itu tepat dilakukan pada tanggal 9 Ramadhan 1364 H. Aku jadi membayangkproklamasian, betapa berat tugas mereka ketika itu, mengingat saat itu sedang berpuasa Ramadhan. Betapa mulia apa yang telah mereka lakukan pada bangsa ini. Makanya, dalam naskah pembukaan UUD 1945 dijelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah berkat rahmat Allah Swt. Maka sudah seharunyalah kita bersyukur akan segala nikmat yang telah dianugerahkan-Nya ini. Kita juga harus berterima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan harta bahkan nyawanya untuk kemerdekaan Indonesia tercinta. Teriring doa semoga segala amal ibadah mereka diterima di sisi Allah Swt. “Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah” gitu kata Bung Karno.

Al Qur'anTrus, ngomong-ngomong tentang Ramadhan, masih inget dong ada satu peristiwa yang juga penting. Yupp, apalagi kalo bukan Nuzulul Qur’an yakni hari dimana turunnya Al Qur’an diwahyukan pertama kali oleh Allah kepada Rasulullah Saw melalui perantaraan Malaikat Jibril. Inget kan? Tanggal berapa itu hayoo? 17 Ramadhan ketika usia Nabi Muhammad genap 40 tahun. Lagi-lagi angka 17 bukan?  Jika tanggal 17 Agustus menghasilkan sebuah naskah proklamasi kemerdekaan, nah tanggal 17 Ramadhan lebih dahsyat lagi. Sebuah panduan hidup ummat manusia, yakni Al Qur’an. Sumber dari segala sumber hukum. Ilmu dari segala macam ilmu pengetahuan. Dan seterusnya.. dan seterusnya. Apalagi ayat yang turun pertama kali adalah surat Al Alaq (=segumpal darah) yang dimulai dengan kalimat : “IQRA!” (=bacalah) seakan menyiratkan sebuah pesan yang agung bagi kita bahwa membaca merupakan sebuah awal pengetahuan. Tentu bukan sekedar membaca buku atau sejenisnya, ‘membaca kehidupan’ pun termasuk di dalamnya. Inilah inti dari peristiwa 17 Ramadhan.

sholatSatu lagi, 17 rakaat ibadah shalat yang biasa kita lakukan dalam sehari semalam. Lagi-lagi angka 17 bukan? Jumlah rakaat sebanyak 17 rakaat tadi sama persis dengan jumlah anggota tubuh manusia plus ruh. Maka tidaklah mengherankan, jika kita melaksanakan shalat, Allah akan menjamin keselamatan anggota tubuh kita dari panasnya api neraka. Lagi, Usia 17 tahun menunjukkan bahwa sesorang telah dianggap dewasa. Trus, menurut penelitian, manusia juga memiliki 17 sendi yang berukuran besar. Jumlah sendi ini konon katanya berkaitan erat dengan kelaziman manusia yang selalu terjaga  17 jam sehari semalam, yakni tiga jam di awal malam, dua jam di awal siang dan dua belas jam di siang hari.  Makanya, pada 17 jam itu, manusia diawasi gerak-geriknya oleh Allah. Yupp, benar banget, dan aku sudah pernah membahas mengenai hal ini [baca juga: Dahsyatnya Shalat!].

Wah kalo digabungkan jadi semakin hebat bangsa ini. Dengan semangat kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 dan berbekal panduan kitab suci Al Qur’an yang diturunkan tanggal 17 Ramadhan, sebagai umat muslim Indonesia terutama yang berusia 17 tahun ke atas, kita harus senantiasa menjaga 17 anggota tubuh kita dari siksa api neraka dengan menjalankan perintah shalat sebanyak 17 rakaat, karena selama 17 jam dalam sehari semalam itu kita senantiasa diawasi oleh Sang Maha Pencipta. Sungguh luar biasa! Yang jelas, angka 17 benar-benar merupakan angka ‘keramat’ ya? Inilah sebuah harapan agar Indonesia bisa menjadi Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur (Negeri yang baik dan memperoleh ampunan Tuhan). Amien.  Dirgahayu Republik Indonesia ke-64… [Merdeka!!]

bendera 2Indramayu, 17 Agustus 2009

All rights reserved © 2009

Sebuah renungan tepat di hari Kemerdekaan RI ke -64 th

Iklan

One comment on “Angka Keramat 17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s