Sedia Payung Sebelum Hujan

Sejatinya, prakiraan cuaca biasanya dilakukan oleh instansi pemerintah yang ditunjuk memantau keadaan fisika atmosfer yang menjadi aspek kajian ilmu cuaca. Di Indonesia ada yang namanya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berada di bawah Departemen Perhubungan. Ada juga instansi lain, misalnya Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Selain itu ada beberapa instansi independen yang juga mengamati cuaca dalam lingkungan hidup semisal hujan, perairan, kelautan dll.  Instansi-instansi tersebut menerapkan standar pengamatan cuaca tingkat tinggi dengan alat-alat yang banyak. Tak jarang pula memantau melalui satelit cuaca.

Lalu bagaimana jika kita seorang warga sipil (seperti kita-kita ini) yang tidak terlalu paham tentang masalah ini, namun ingin mengetahui cuaca hari ini? Bisakah kita meramal cuaca meskipun tidak menggunakan alat apa-apa?

Jawabannya, mungkin saja.  Tapi tentu saja, skala ruang kajiannya menjadi lebih sempit. Namun, keutungannya adalah kita tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Hanya “bermodalkan” buku-buku literatur tentang cuaca/iklim dan panca indera kita. Yang kithujana lakukan hanyalah melihat dan merasakan kondisi sekitar kita, lalu membuat prediksi-prediksi. Benarkah semudah itu? Lalu seberapa akurat prakiran cuaca kita?

Mmm, sebenarnya tidak semudah itu sih. Namanya juga “tukang ramal cuaca tanpa alat”, ya, tentu saja keakuratan tidak terlalu tepat. Tetapi sebagai bentuk pembelajaran dalam rangka mengasah sensitifitas kita pada cuaca, maka tidak ada salahnya melakukan hal ini. Semakin rajin “mengamati” alam, semakin peka kita pada kondisi sekitar, sehingga kebiasaan ini akan dapat dijadikan sebagai prediksi cuaca layaknya seorang meteorolog (ahli cuaca) sungguhan. Dalam buku Topik Seru Cuaca, aku menemukan beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meramal cuaca tanpa menggunakan alat. Berikut diantaranya:

Mengukur kecepatan angin dapat dilakukan menggunakan tabel skala beaufort. Mudah kok cara menggunakannya, tinggal lihat peristiwa yang terjadi lalu cocokkan dengan tabel berikut ini.

SKALA PENGAMATAN BEAUFORT Km/jam
0 Tenang; Asap naik vertikal < 1,5
1 Arah angin terlihat pada asap tetapi tidak pada penunjuk arah angin 1,5 – 5
2 Angin terasa di wajah; daun gemerisik; penunjuk arah angin bergerak 6 – 11
3 Dedaunan dan ranting bergerak; bendera kecil terbuka 13 – 20
4 Debu dan kertas berterbangan; dahan kecil bergerak 21 – 30
5 Pepohonan kecil mulai bergoyang; ombak kecil tampak di perairan pedalaman 31 – 39
6 Dahan-dahan besar bergerak; payung sulit dipegang 40 – 50
7 Pohon besar bergoyang; sulit berjalan melawan angin 51 – 62
8 Ranting patah dari pohon; mobil terbelok di jalan 63 – 74
9 Kerusakan ringan pada bangunan (cerobong asap, genting diterbangkan angin) 75 – 89
10 Pepohonan tumbang, bangunan rusak agak berat 89 – 102
11 Kerusakan berat meluas 103 – 116
12 Kerusakan berat meluas ≥117

Melihat awan dilakukan dilakukan dengan pengamatan langsung ke langit dengan membagi langit menjadi 8 bagian. Lihat berapa per berapa bagian awan di langit. Semakin besar bagian awan di langit terutama awan rendah dan berkembang vertikal kemungkinan hujan semakin besar. Kita juga dapat melihat jenis-jenis awan melalui literatur kemudian membuat prediksi dari karakteristik awan tersebut.

haloAdanya Halo, cahaya di sekeliling Matahari dapat menandakan gelombang udara hangat yang mendekat. Hujan mungkin akan datang 12 jam kemudian.

Pada cuaca kering, rumput laut akan mengering dan keriput. Jika hujan akan turun, rumput laut akan mengembang dan terasa lembab.

Runjung pinus merupakan peramal cuaca yang baik. Pada cuaca kering, sisik mereka akan terbuka. Jika runjung itu tertutup, berarti hujan akan turun.

Jika melihat langit sore yang berwarna kemerahan di arah barat (tenggelamnya matahari), maka biasanya keesokan hari cuaca akan cerah.

Indramayu, 30 Oktober 2009

All rights reserved (c) 2009

One comment on “Sedia Payung Sebelum Hujan

  1. maaf. saya mau tanya gimana cara mengetahui cuaca hari ini dan besok (mendung, panas, hujan atau berawan) dilihat dari suhu, kelembaban.mohon bantuannya. seperti prakiraan cuaca pada BMG.

    >>>pH: untuk bmkg bisa ke alamat : http://www.bmg.go.id.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s