Emak Ingin Naik Haji 2012

Apa kabarnya jemaah haji Indonesia? Mm.. sepertinya secara bertahap hampir sebagian besar jamaah haji kita telah diberangkatkan menuju Mekkah, baik itu berasal dari Madinah (gelombang I) maupun dari tanah air (gelombang II). Meskipun saya belum diberi kesempatan untuk berziarah ke tanah suci, setiap tahun saya selalu berhubungan dengan bapak-bapak dan ibu-ibu calon jemaah haji. Maklum saja, saya ikut bantu-bantu bagian kesekretariatan di Kelompok Bimbingan Jamaah Haji  (KBIH) AN NAHDIYYAH Wilayah Eks Kawedanan Karangampel Kab. Indramayu. Jadinya, setiap tahun selalu bertemu dengan para calon jamaah haji.

Menurut pengamatan saya, calon jamaah haji (khususnya di daerah saya) kondisinya cukup beragam. Dari segi pendidikan, mulai dari orang yang tidak lulus SD sampai dengan S1 bahkan S2. Dari segi usia, jelas dong beragam. Mulai dari usia remaja sampai dengan bapak/ibu yang berusia senja. Dari segi pekerjaan, ada yang berprofesi petani, pedagang, pegawai swasta, pegawai negeri, guru ngaji, pokoke macem-macem deh. Semua kumpul jadi satu dengan niat yang sama: Ingin diberi kesempatan untuk berziarah ke tanah suci menunaikan ibadah haji.

Ibadah haji tahun sekarang  (tahun 2009) lebih repot loh ngurusnya. Selain prosedur standar datang ke Kantor Depag setempat, bayar ke Bank Penerima Setoran Haji, ikutan pelatihan haji di KBIH, tingkat kecamatan sampai kabupaten, nunggu pelunasan, cek kesehatan masih ditambah lagi ngurus paspor. Wuaaah? Yupp bener banget. Tahun-tahun kemaren, setelah melunasi biaya haji, calon jamaah haji udah tenang tuh, tinggal nunggu persiapan berangkat saja. Paspor udah ada yang ngurusin (namanya pass haji/passport cokelat). Tapi mulai tahun sekarang, jamaah haji kudu bikin passport Internasional (passport hijau). Bagi yang belum terbiasa, repot juga. Tapi ya, mo gimana lagi. Prosedurnya memang seperti itu. Jadi persyaratan tambahan untuk membuat passport itu mulai dari nama hari tiga suku kata dan melampirkan sejumlah persyaratan tertentu. Dan konon katanya, mulai tahun depan, usia jamaah haji gak boleh lebih dari 65 tahun. Wuiih, entahlah. Maka, yang harus dipersiapkan oleh jamaah haji itu bukan hanya persiapan fisik tetapi juga mental dan spiritual. Karena ibadah haji cukup berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya seperti shalat, zakat dan puasa. Melaksanakan ibadah haji perlu tenaga ekstra!

Meskipun dengan segudang persyaratan yang kadang bikin puyeng, toh nyatanya antusiasme masyarakat kita untuk menunaikan ibadah haji tidak berkurang. Dan setiap tahunnya, Indonesia diberi jatah sama Pemerintah Arab Saudi hanya 200.000-an orang saja. So, jadinya para pendaftar calon jamaah haji kudu sabar ngantri. Bayangkan saja, kalo Anda berniat ingin menunaikan haji dan baru daftar tahun 2009 ini, bisa jadi anda baru bisa berangkat tahun 2012 nanti. Yang ngantri banyak bangeeet. Masya Allah…

Ngomong-ngomong masalah haji, saya jadi teringat ada sebuah film bagus yang diputer belum lama ini di bioskop. Judulnya “Emak Ingin Naik Haji”, sebuah film karya sutradara Mas Aditya Gumay yang diadaptasi sebuah cerpen dengan judul yang sama karya penulis keren Mbak Asma Nadia. Wuuiih, filmnya bagus banget. Harusnya, para calon jamaah haji yang berniat ke tanah suci nonton dulu film ini. Karena film ini sebenarnya mengungkap realita yang terjadi juga di Indonesia. Memang benar, banyak orang-orang yang sudah mendaftarkan diri untuk jadi calon jamaah haji. Ini menunjukkan banyak juga kaum muslim Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji. Namun ternyata banyak juga orang-orang yang belum diberi kesempatan untuk hal yang sama karena terkendala biaya. Sementara banyak juga orang-orang yang telah cukup dalam hal materi, tetapi masih enggan juga untuk menggenapkan rukun islam yang kelima. Hiks, aku begitu terharu melihat adegan sedih sang emak yang berkata, “Emak  nabung lima tahunan baru dapat lima jutaan. Biar genap 20 juta, berarti harus nabung 15 tahun lagi. Masih ada umur gak ya?” . Sungguh sedih mendengarnya. Dan syukurlah, dari kisah emak tersebut, ada niatan dari pihak penerbit juga penulis buku Emak Ingin Naik Haji untuk memberangkatkan orang-oran yang gak mampu secara materi tapi layak untuk berangkat ke tanah suci melalui royalti penjualan buku tersebut. Semoga saja, Emak bisa naik Haji tahun 2012.  Dan semoga belum kiamat. Hehehe…

Berikut ini cupikan film Emak Ingin Naik Haji:

Indramayu, 21 November 2009

2 comments on “Emak Ingin Naik Haji 2012

  1. Sunday, 26 September 2010 00:00
    Daftarkan diri anda segera ke i-Globaltours Qiswa Qiblatain untuk berangkat haji tahun 2012 dengan harga promo sebelum pemberangkatan haji 2011 dengan harga 2011 (USD. 7000).

    Harga di atas berlaku bagi pendaftaran awal tahun 2012.

    Cara pendaftaran, silahkan konfirmasi ke 087888567892, 081287200101 Syams el Maarief.

    – Pendaftaran dapat dilakukan di kantor iGlobaltour Qiswa Qiblatain di Graha Utan Kayu, Jln, Utan Kayu Raya No. 106 Utan Kayu – Jakarta Timur. Tlp. +6221 85919002-3

    – Menyerahkan uang muka USD 4000 untuk haji plus dan USD 3000 untuk haji non plus

    – Melengkapi syarat dan dokumen yang diperlukan.

    – Pendaftaran dan pembayaran uang muka sah apabila dilakukan di Kantor Pusat maupun marketing office i-Globaltours Qiswa Qiblatain.

    >>>pH:😀

  2. emang sedih bgt, sy juga berpikir utk berangkatin emak sy untuk pergi haji, tapi melihat keuangan sy yg di bawah pas, bingung jd’y…. emak sy usia’y udh 63 lagi, wah, 2 tahun lg bisa ga ya buat ongkosin…? ya Alloh…

    >>>pH: niat untuk berhaji insya allah dicatat sebagai kebaikan meskipun tidak sempat ke tanah suci.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s