‘Ramalan’ Kiamat dari Rasulullah

Sudah bulan Desember. Berarti tak kurang sebulan lagi kita akan berganti tahun menjadi tahun 2010. Waktu memang berjalan cepat sekali tanpa bisa dihentikan. Konon katanya, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti sejam, sejam seperti semenit, semenit seperti sedetik, sedetik seperti sekejap mata. Huiih, setelah itu tahun 2011 dan kemudian tahun 2012. Appa? 2012?? Yupp, bener banget. Emang ada apa?? Ih, gak denger berita heboh ya. Menurut kalender SUku Maya, tahun 2012 diprediksi sebagai akhir dunia. Mungkin tahun itu, adalah tahun terakhir umur bumi, setelah itu.. duarr! Bumi kiamat! Appa???? (tak kalah kaget-nya). Aduh.. aduh… ketinggalan berita banget sih. Berita heboh ini sudah menyebar hampir ke seluruh penjuru negeri. Bahkan tidak tanggung-tanggung, Hollywood dengan imajinasinya berhasil membuat gempar dunia dengan membuat film dengan judul 2012. Film ini mengisahkan tentang akhir dunia yang mereka sebut ki-a-mat. Seperti memiliki timing yang pas, strategi pemasaran film ini benar-benar sukses-ses. Hollywood untung besar. Isu yang tercipta telah membuat sebagian besar orang penasaran, gimana sih visualisasi (seandainya benar) tentang proses kejadian hari kiamat di tahun 2012.

Sebenarnya, film 2012 ini biasa aja, tak ubahnya dengan film-film Hollywood sejenis macam The Day After Tommorow. Namun karena timing-nya tepat, disamping pemberitaan heboh isu hari kiamat yang terus menerus di media, jadilah film ini sebagai film paling diburu untuk ditonton. Pro kontra pun mengemuka. Malah ada yang melarang-nya untuk menonton dengan alasan meracuni aqidah dan kebohongan publik. Entahlah.. Dan sebagian besar orang yang menonton lebih didasarkan karena rasa pe-na-sar-an. Lebih dari itu, tidak!

Ummat Islam sendiri sebenarnya sudah mengerti betul tentang masalah hari kiamat ini. Tak ada seorang pun yang tahu, termasuk para nabi/rasul-Nya. Kapan hari kiamat itu terjadi, hanya Allah saja Yang Maha Tahu. Rasulullah Saw hanya memberikan tanda-tandanya saja yang terbagi menjadi tanda kecil dan tanda besar.

Sebenarnya, penamaan hari kiamat dewasa ini salah kaprah. Kata kiamat berasal dari bahasa Arab yakni ‘Qiyam’ yang artinya berdiri. Maksudnya, hari dimana semua manusia dari awal penciptaan sampa yang terakhir di kumpulkan di suatu tempat yang sangat luas, dan mereka semua berdiri di sana untuk menerima keputusan dari Hakim Yang Paling Adil, Allah Swt. Menurut ulama, tempat itulah yang dinamakan Padang Makhsyar, sebuah tempat di negeri Akhirat setelah semua manusia dibangkitkan dari kematian. Peristiwa hancurnya bumi dengan segala isinya itu bukanlah hari kiamat seperti yang selama ini kita kira. Tetapi peristiwa itu merupakan tanda-tanda yang paling akhir dari proses menuju hari kiamat. Gitu loh.

Ada buku menarik tentang yang mengupas tentang tanda-tanda kiamat. Buku ini pernah aku baca kuliah dulu. Judulnya Huru Hara Akhir Zaman yang ditulis oleh Amin Muhammad Jamaludin seorang lulusan Al Azhar Cairo Mesir. Buku ini sungguh unik dan controversial. Pasalnya, penulisnya mengungkapkan tanda-tanda hari kiamat dengan konteks masa sekarang ini. Semua ramalan-ramalan tentang tanda-tanda kiamat ia kaitankan dengan peristiwa-peristiwa yang sekarang terjadi. Ramalan yang sebagian besar dari atsar sahabat nabi ini sungguh mencengangkan jika dipadankan konteks kekinian. Mulai dari munculnya Ashaburroyatissuud (kelompok pembawa panji/bendera hitam) yang diterjemahkan penulisnya sebagai kaum Taliban, penyerangan bangsa Ruum (amerika dan sekutunya) ke Taliban afganistan, sampai dengan sosok Sufyani yang dikaitkan dengan sosok Sadam Hussein, presiden Irak. Konon katanya, dalam Sufyani berperang dua kali dan menang. Setelah itu meninggal duni. Jika menilik sosok Saddam Hussein ada kemiripan dengan dengan sosok Sufyani tersebut.

Buku lain yang pernah aku baca lagi adalah buku yang berjudul ‘Umur Umat Islam, Kedatangan Imam Mahdi dan Munculnya Dajjal’ yang juga ditulis oleh Amin Muhammad Jamaludin. Buku ini terdiri dari tiga bagian yang membahas tentang sampai kapan umur islam akan berakhir dan tanda-tanda kiamat besar seperti munculnya Imam Mahdi dan Dajjal. Tanda-tanda kiamat kecil pun cukup banyak dijelaskan dalam buku ini dan hampir sebagian besar telah terjadi di masa sekarang ini. Astaghfirullah. Semua tanda-tanda tersebut telah disampaikan Rasulullah dalam banyak hadist. Imam Mahdi adalah seorang dari keturunan Rasulullah yang memiliki nama yang sama dengannya dan memiliki nama ayah yang sama juga dengan dirinya yakni Muhammad bin Abdullah. Imam Mahdi ini akan menjadi pemimpin di akhir zaman yang menjadikan Islam bercahaya kembali, beramar ma’ruf nahyi munkar di atas jalan kebenaran. Dajjal adalah seorang sosok lelaki yang bermata satu, didahinya bertuliskan ka-fa-ra yang mengajak pada kemungkaran. Ia memutarbalikkan fakta-fakta, yang benar menjadi salah, yang salah jadi terlihat benar. Ia juga mengaku Tuhan yang menguasai alam semesta, dan diberi kelebihan oleh Allah untuk menguji umat manusia, apakah mau beriman kepada Allah atau justru beriman kepada Dajjal pada jalan kesesatan. Dajjal nanti akan dibunuh oleh Nabi Isa AS (bener-bener Nabi Isa!) yang turun dari langit dan menyebarkan kedamaian. Beliau akan turun bukan membawa agama baru, tetapi mengikuti syariat Nabi Muhammad Saw dan menjadikan Imam Mahdi sebagai khalifah. Semua tanda-tanda yang saya kemukakan di sini hanya sebagian kecil saja. Masih banyak tanda-tanda lainnya seperti keluarnya Ya’juj Ma’juj (yang konon katanya anak cucu Nabi Sys) yang jumlahnya sangaaat banyak, terbitnya matahari dari arah barat, keluarnya Dabbah (binatang melata) yang memberi tanda pada manusia apakah termasuk beriman ataukah kafir, keluarnya Asap (dukhon), pembenaman di negeri timur, barat dan tanah arab, keluarnya api dari yaman dan barulah kiamat mulai terjadi.

Ada juga buku yang berjudul ‘Misteri Negeri-negeri Akhir Zaman’ yang ditulis oleh Abu Fati’ah Al Adnani. Isinya menjelaskan tentang negeri-negeri yang akan menjadi setting/latar terjadinya peristiwa-peristiwa penting yang akan terjadi menjelang hari kiamat. Dijelaskan secara detil mengenai negeri-negeri tersebut berikut sejarah masa lalunya. Negeri-negeri yang disebutkan Rasululah Saw tersebut diantaranya jazirah Arab (Madinah, Mekkah, Hijaz, Yaman), Syam (Palestina, Syiria, Libanon), Khurasan (Iraq, Iran, Afganistan, Pakistan), Turki, Romawi (Amerika, Eropa) dan Mesir.

Indramayu, 2 Desember 2009
All Rights reserved © 2009
By Ibnu Atoirahman

2 comments on “‘Ramalan’ Kiamat dari Rasulullah

  1. kita seharusnya tdk prcy trhdp ra5lan kiamat dr mnusia tp kita wajb prcy bahawa kiamat pasti terjadi dan inysa Allah kt trmsuk org2 yg d ridhoi oleh Allah SWT.

    >>>pH: Betul. betul. betul. ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s