Tiga Derajat Keyakinan


Dalam suatu ceramah dalam rangka Isra Mi’raj Rasulullah Saw di Metro TV, Pak Quraish Shihab menjelaskan banyak hal, salah satunya adalah tentang arti sebuah keyakinan. Bahasan ini menjadi menarik karena dikaitkan dengan perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah yang ‘kontriversial’ dalam pandangan masyarakat Arab kala itu. Dan keyakinan yang tercipta sungguh beragam.

Menurut KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA, kata yakin berarti a 1 percaya (tahu, mengerti) sungguh-sungguh (merasa pasti tidak salah lagi); 2 sungguh; meyakini v yakin (percaya dsb) benar (akan): saya sangat ~ ajarannya; meyakin-yakini v menyelidiki supaya yakin; memastikan; meyakinkan 1 v menyaksikan sendiri supaya yakin; memastikan; 2 v menjadikan (menyebabkan) yakin; 3 v melakukan sesuatu dng sungguh-sungguh; 4 a sungguh-sungguh dapat dipercaya; dapat diandalkan: pemaparannya mengenai alat pembersih ini terlihat ~;. Sedangkan kata keyakinan n 1 kepercayaan yg sungguh-sungguh; kesungguhan; kepastian; ketentuan; 2 bagian agama atau yg berwujud konsep-konsep yg menjadi keyakinan (kepercayaan) para penganutnya; berkeyakinan v mempunyai keyakinan; percaya benar;

Menurut Pak Quraish Shihab, setidaknya ada tiga macam derajat sebuah keyakinan.
1. ILMUL YAQIN, kita meyakini dengan sepenuh hati sesuatu meski tanpa tahu asal usulnya.
2. AINUL YAQIN, kita meyakini sesuatu karena sudah pernah melihat dengan mata kepala sendiri kejadian tersebut meski dalam waktu yang tidak terlalu lama.
3. HAQQUL YAQIN, kita meyakini sesuatu karena sudah pernah terlibat secara langsung dalam jangka waktu yang relatif lama.

Lebih lanjut Pak Quraish mencontohkan dalam sebuah pernyataan yang dilontarkan pada hadirin yang hadir saat itu.
“Apakah ibu-ibu (karena yang banyak hadir saat itu adalah ibu-ibu) yakin ada negara yang namanya Mesir?”.
Ibu-ibu menjawab, “Yakin”.
“Pernah ke sana?”
“Belum” ibu-ibu menjawab lagi.
“Inilah yang namanya ILMUL YAQIN. Ibu-ibu yakin ada negara Mesir dari berbagai informasi walaupun belum pernah ke sana” kata Pak Quraish menjelaskan.
“Jika ditanya pada seorang wisatawan yang pernah berlibur ke Mesir, maka sudah pasti jawabannya: ‘saya yakin ada negeri yang namanya Mesir. Saya sudah pernah ke sana meskipun hanya beberapa hari’. Inilah yang dinamakan AINUL YAQIN. Artinya mereka yakin dengan ada negara Mesir karena sudah pernah melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri.”
“Lalu jika ibu bertanya kepada saya: ‘Apakah Pak Quraish yakin ada yang namanya negara Mesir?’ maka saya akan langsung menjawab: ‘HAQQUL YAQIN, saya percaya ada yang namanya Mesir karena saya sudah pernah tinggal di sana dalam jangka waktu yang lama” begitu penjelasan Pak Quraish yang pernah jadi mahasiswa AL AZHAR, Kairo Mesir.

Itu, tiga macam derajat sebuah keyakinan. Menjadi lebih menarik, ketika kemudian Pak Quraish tiba-tiba saja bertanya, “Apakah anda yakin dengan adanya Surga?”. Menggunakan derajat keyakinan manakah anda akan jawab pertanyaan ini? Sungguh menggelitik…

Memperingati Isra Mi’raj Rasulullah Saw
Indramayu, 10 Juli 2010
All rights reserved © 2010
By Ibnu Atoirahman

One comment on “Tiga Derajat Keyakinan

  1. Ping-balik: Ngaji Logika Tuhan | Bilik Falsafah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s