Pilih 10-10-10 atau 20-10-2010?

Setiap tahun, setelah tahun 2000, selalu ada hal-hal menarik yang mengiringi tanggal di kalender kita. Tengok saja, mulai tahun 2001, ada fenomena tanggal unik 01-01-01 (satu januari 2001). Tanggal unik setiap tahun muncul, bergeser sebulan demi sebulan. Dan tahun 2010 ini, tanggal unik itu adalah 10-10-10 (sepuluh oktober 2010). Selain angka unik model seperti itu, ada angka unik lain yang bisa dituliskan semenjak tahun 2001 silam. Angka tersebut selalu tepat terjadi setiap tanggal 20, terus berulang setiap tahun dengan bulan yang berganti-ganti. Sebagai contoh, tahun 2001, maka angka uniknya adalah 20-01-2001 (dua puluh januari 2001). Begitu seterusnya sampai tahun 2010 ini digunakanlah angka unik 20-10-2010. Angka-angkau unik itu terus berlanjut, entah sampai kapan.

 

Tanggal dengan angka unik ini, biasanya digunakan banyak orang untuk mengingat sesuatu. Yang paling banyak adalah fenomena pernikahan di tanggal unik. Memang tidak salah, memilih tanggal unik sebagai bagian dari sejarah kehidupan kita. Selain mudah dihafal, nilai historisnya lebih tinggi dibandingkan dengan tanggal-tanggal lain. Selain pernikahan, ada juga pasangan suami istri yang berharap kelahiran bayi-bayi mereka tepat di tanggal unik tersebut. Ada semacam sugesti tersendiri yang meyakini kalo tanggal unik akan berbanding positif dengan sebuah kemujuran/keberuntungan. Yang lebih lucu (entah lucu atau tragis), ada juga pasangan suami istri yang ‘ngotot’ anaknya dilahirkan di tanggal keramat tersebut. Caranya dengan memohon operasi cesar agar anak mereka dapat dikeluarkan dengan cepat. Dokter yang bijak tentu tidak gegabah memutuskan hal ini. Jika memang telah disiap, permintaan melahirkan cesar pun bisa dilakukan. Tetapi jika hal ini akan membahayakan kondisi si ibu sendiri karena sebenarnya memang belum siap, tentu saja operasi cesar tidak boleh dipaksakan.

 

Seberapa pentingkah angka unik dalam kehidupan sehari-hari kita? Ibarat telepon, nomor-nomor cantik yang mudah dihafal memang lebih banyak diminati orang. Akibatnya, sesuai hukum permintaan penawaran, maka harganya pun menjadi di atas normal. Murah atau mahal, tergantung persepsi masing-masing. Sebenarnya yang mereka beli adalah kepuasannya, bukan sekedar angka unik itu sendiri. Ada rasa bangga dan puas jika angka unik itu kita miliki, apalagi menjadi bagian dari sejarah kehidupan kita.

 

Dalam pandangan agama, semua hari adalah baik. Tanpa membeda-bedakan apakah itu unik ataukah tidak. Keunikan itu hanya sekedar hitungan kalender manusia saja yang mungkin tidak memiliki kebenaran mutlak. Maka tak bijak rasanya memaksakan kehendak pribadi untuk kepuasan diri sendiri dengan tidak memperhatikan dampak buruknya. Segala sesuatu telah memiliki kadar (ukuran) masing-masing. Dalam bahasa agama disebut Qadla Qadar. Tak ada yang dapat mendahului atau mengakhiri segala sesuatu kecuali telah di atur dalam skenario indah milik Sang Pencipta. Percaya deh, dengan tidak memaksakan diri si jabang bayi keluar sebelum waktunya, ia akan tetap menjadi dirinya sendiri. Kalo sudah waktunya, si bayi pasti keluar juga. Ini lebih realistis daripada memaksakan diri untuk sebuah resiko besar yang mengancam di ibu dan bayi itu sendiri. Tenang aja, takkan ditanya seberapa uniknya tanggal kelahiran bayi kita. Takkan ditanya seberapa uniknya tanggal pernikahan kita. Yang diperhatikan tentu saja proses yang mewarnai kehidupan keseharian kita.   Ini hanya masalah selera dan kepuasan. Itu saja. Selebihnya tidak! Dan itu terserah anda!🙂

 

 

Indramayu, 22 Oktober 2010

All rights reserved © 2010

By Ibnu Atoirahman

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s