Dahsyatnya Isra Mi’raj

Anda tentu tahu kisah menakjubkan Isra Mi’raj yang pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw, bukan? Saking dahsyatnya peristiwa ini, Allah sampai mengabadikannya dalam Al Qur’an  surat Al Israa ayat 1 yang berbunyi: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnyaagar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Lalu apa tanda-tanda yang Allah perlihatkan kepada Nabi Muhammad Saw ketika Isra Mi’raj? Berikut diantaranya:

  1. Kendaraan yang digunakan Rasulullah ketika Isra adalah Buroq (berasal dari Barqun = kilat). Hal ini akhirnya menginspirasi masyarakat modern untuk membuat kendaraan super cepat dan canggih untuk bepergian. Terciptalah pesawat terbang dan pesawat ruang angkasa, dan Yuri Gagarin (dari Uni Sovyet) menjadi astronot pertama yang menjelajah ke luar angkasa.
  2. Di malam Isra Mi’raj, tiba-tiba saja ada yang memanggil Rasulullah dari arah kanan dan arah kiri. Tetapi Rasulullah tidak menjawab panggilan keduanya. Ada juga seorang nenek tua memakai perhiasan lengkap yang memanggilnya pula. Namun Rasulullah juga tidak menjawab. Ketika ditanyakan kepada Malaikat Jibril tentang hal ini, sungguh beruntunglah Rasulullah tidak menjawab panggilan mereka. Jika Rasulullah menjawab panggilan dari arah kanan, niscaya semua ummatnya akan masuk agama Yahudi. Jika Rasulullah menjawab panggilan dari arah kiri, niscaya semua ummatnya masuk agama Nasrani. Nau’dzubillah.Nenek tua dengan perhiasan melambangkan dunia gemerlap yang semakin tua, memanggil-manggil kita agar tertipu daya.
  3. Nabi Saw mencium harum semerbak wanginya kuburan Siti Masyithoh, seorang tukang sisir putri Firaun yang rela direbus di air mendidih gara-gara mempertahankan keimanan bersama keluarganya.
  4. Nabi Saw melihat ada orang yang sedang panen (memotong padi). Setiap habis dipotong, tanaman tersebut tumbuh lagi. Begitu seterusnya. Ketika ditanyakan kepada Jibril, diterangkanlah bahwa itu adalah isyarat bagi ummat Nabi Muhammad yang gemar bersedekah. Harta yang disedekahkan tidak akan hilang, tetapi justru terus bertambah dan bertambah.
  5. Nabi Saw melihat ada orang-orang yang memukul-mukul kepalanya sendiri dengan besi. Seketika itu, pecahlah kepalanya. Namun kembali seperti semula. Dipukul lagi, pecah lagi. Lalu kembali seperti semula lagi, begitu seterusnya. Jibril menerangkan bahwa itulah balasan bagi orang yang enggan mengerjakan shalat karena malas. Maka di hari pembalasan nanti, mereka akan menerima siksaan seperti itu. Astaghfirullah.
  6. Nabi Saw juga melihat ada dua hidangan yang dihadapkan pada seseorang yakni makanan yang baik dan satu lagi makanan yang busuk. Namun seseorang tadi justru memakan makanan yang busuk dan membiarkan makanan baik tergeletak begitu saja. Inilah isyarat bagi orang yang suka menggoda istri atau suami orang, atau dengan kata lain orang yang suka selingkuh. Istri/suami yang baik dirumah dibiarkan, malah mencari kejelekan dengan istri/suami orang lain. Naudzubillah.
  7. Pada saat yang sama di malam itu, Nabi Saw juga sempat dihidangkan dua buah minuman yakni minuman susu dan arak (khamar). Lalu, Rasulullah memilih minuman susu. Jibril membenarkan pilihan Rasulullah, karena minuman susu melambangkan fitrah manusia yang suci bersih.
  8. Nabi Saw menjadi imam ketika shalat di Masjidil Aqsha dimana makmumnya adalah para malaikat dan nabi/rasul terdahulu. Hal ini mengisyaratkan bahwa Rasulullah adalah pemimpin para Nabi/Rasul secara keseluruhan. Saat itu juga, Nabi Saw dikenalkan dengan para Nabi/Rasul ketika mi’raj ke langit.
  9. Nabi mendapat perintah langsung dari Allah berupa shalat 5 waktu sehari semalam setelah bolak balik (karena usul Nabi Musa AS) dari 50 waktu menjadi 5 waktu. Namun pahalanya tetap sama.
  10. dan masih banyak kejadian ajaib lainnya yang membuat kita takjub. Semuanya adalah kisah nyata. Bukan fiksi, bukan imajinasi. Bukan pula mimpi. Isra Mi’raj adalah sebenar-benar kejadian yang dilakukan Rasulullah Saw dengan jasad dan ruh. Maka, pantaslah Allah mengabadikan kisah menakjubkan ini dengan menyebut pertama kali kalimat:  “Subhanallah” (Maha Suci Allah) dalam Al Qur’an yang mulia…

in the rama you, 30 Juni 2011

Memperingati ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW

27 RAJAB 1432 H

One comment on “Dahsyatnya Isra Mi’raj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s